Jumat, 09 Februari 2018

Bandung dan Romansanya (2 Tahun Berada di kota Dilan dan Milea)

Dua tahun akhirnya dilalui di tanah Pasundan. Negeri yang katanya diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum. Begitulah yang dikatakan sang roman Pidi Baiq. Kota dengan suhu rata-rata 20-23 derajat celcius.

Kota yang sempurna untuk lebih dekat dengan Tuhan. Bagaimana tidak, kota ini memiliki banyak dataran tinggi yang mempesona. Setiap sudutnya memiliki cerita romantis.

Eropa meninggalkan jejak romantisnya, China membawa kententramannya dan masyarakat Sunda dengan budaya histori nan kuat menjadi perpaduan.

Minggu, 04 Februari 2018

Titik Kesadaran (Cinta oleh Dilan 2)


Hari ini aku bangun lebih 30 menit dari biasanya.
Mungkin karena malam tadi aku menghabiskan waktu bersama Dilan dan Milea.
Sebuah kisah yang berulang dalam relung hati.

Film yang akhirnya aku tonton dua kali.
Membuat akal mencari serpihan memori.
Romansa yang dulu pernah  aku alami.
Ya. Pernah aku jalani.

Beda saat ku tonton pertama kali.
Kali ini aku tahu akhir ceritanya bagaimana.
Bukan akhir dari kisah tahun 1990.
Jauh lebih dari itu.

Jumat, 02 Februari 2018

Titik Terendah (Cinta oleh Dilan)

Dalam 5 hari ini aku sadar sesuatu.
Kau tahu? Aku sadar aku adalah pria berengsek.
Memahami semua hanya lewat sebuah buku atau film?
Tidak membuatmu makin dewasa.

Nyatanya dalam hidup kita memainkan sebuah peran.
Dan aku tahu kemarin aku menjadi pria berengsek.
Aku kabur dan aku lari bak pesulap.
Sungguh sesuatu yang menyesakkan.

Sabtu, 02 Desember 2017

KERJAAN SEGEEEEER

Selamat menikmati bulan terakhir di 2017. Tidak terasa bukan? Serasa baru kemarin kita menghitung waktu mundur menuju tahun 2017. Begitu cepat berlalu tiap menit dalam hidup kita. Untuk yang sering main di blog saya, pasti tahu tulisan terakhir pada blog ini adalah pada bulan Agustus lalu. Itu pun hanya ada satu tulisan. Terhitung sejak tulisan terakhir itu berarti sudah sekitar 3 bulan saya tidak menulis.

Tiga bulan tidak menulis saya belajar banyak hal baru. Lebih tepatnya dipaksa belajar. Saya akan membagikan beberapa hal yang saya dipaksa untuk belajar dan melakukannya.

Senin, 21 Agustus 2017

Harap Sebuah Pendidikan (Cerita Seputar Pegawai Maybank Bandung)




Sebelum mulai saya ingin menyampaikan bahwa semua yang diceritakan (ditulis) bukanlah rahasia perusahaan. Ini hanya pelajaran yang saya ambil dari pribadi-pribadi luar biasa di kantor saya. Mereka otomatis menjadi guru kehidupan saya, dan (mungkin) guru kehidupan orang-orang yang membaca artikel ini.

Ada dua kisah yang akan saya ceritakan.

Pertama, saya ingin bercerita seorang rekan kerja yang berbekal ijazah SMA berhasil menjadi staf admin di tempat saya. Memang beliau masih tercatat sebagai pegawai tidak tetap kami (outsourcing). Tapi kenyataan bahwa beliau trampil dan kompeten tidak bisa dipungkiri. 

Mengawali karir sebagai OB (office boy), dia berhasil melawan arus menjadi staf admin kami.
Saya sendiri dengan ijazah S1 rasanya akan kesulitan untuk bisa mengerjakan pekerjaannya. Multi tasking dan dituntut kerja cepat. Tapi jangan salah, walau saat ini berbekal ijazah SMA dan mengawali karir dari OB, beliau adalah mantan mahasiswa yang tidak sempat memindahkan toga S1-nya.