Selasa, 04 Maret 2014

KEBERUNTUNGAN



 

Suatu hari terjadi kecelakaan sepeda motor di depan rumah Dokter Michael, yang sangat terkenal karena ahli menyembuhkan.
 
Orang yang terjatuh dari sepeda motor itu ditolong oleh seorang Polisi. Lalu terjadilah dialog :

Polisi : “Wah….untung bapak jatuh tepat di depan rumah Dokter Michael yang terkenal itu, sehingga saya tidak perlu repot-repot membawa bapak ke rumah sakit. Sebentar ya Pak! saya panggilkan Dokter Michael…”


Lalu orang yang terjatuh dari sepeda motor itu berkata pada Pak Polisi,…

Orang : “Wah….lebih beruntung lagi Pak Polisi tidak perlu repot-repot memanggil Dokter Michael, karena saya sendiri adalah Dokter Michael…”

Polisi : “!!!???” (Disalin dari lakibanget.com)


Melihat orang lain yang tidak menggunakan tenaga dengan keras kemudian dia berhasil mendapatkan sesuatu yang besar sering membuat kita jengkel. Kata-kata umum yang keluar adalah “beruntungnya dia”. Dulu saya mempercayai hal ini, yupz mengenai keberuntungan. Namun sampai hari ini saya sadar ternyata bahwa hal itu adalah sebuah mitos belaka. Setiap kita bisa membuat KEBERUNTUNGAN kita sendiri, jangan hanya menunggu KEBERUNTUNGAN terjadi begitu saja.

Dalam training motivasi dan seminar sering pembicara berkata bahwa keberutungan bisa didapat dengan sebuah persamaan matematika. Persamaan standarnya adalah:

KEBERUNTUNGAN = KESEMPATAN X KESIAPAN

Ingat! Di kali loh BUKAN ditambah...

Why?

Lets see,

Jika persamaan itu digantikan oleh angka-angka yang akan terjadi seperti ini:

KEBERUNTUNGAN = 10 X 10 maka hasilnya akan menjadi 100 bukan?

Namun jika hanya ditambah maka akan menjadi:
KEBERUNTUNGAN = 10 + 10 menjadi 20.

Alasan lainnya kenapa harus dikali adalah walaupun kesiapan kita 100% namun tak ada kesempatan maka itu sia-sia (0 X 100 = 0). Begitupun demikian ketika kesempatan datang bertubi-tubi tanpa adanya kesiapan maka hasilnya sama (100 X 0 = 0). Right?

Saya mengalami hal yang sama, semester ini (Enam) begitu banyak kesempatan yang bisa diraih namun karena sifat yang makin malas untuk belajar dan mengembangkan diri kesempatan itupun berlalu dengan sendirinya. Hal ini terjadi pada banyak anak muda. Saya menulis ini untuk memberikan pemahaman terhadap diri saya dan juga sahabat sekalian bahwa kita bisa berhasil membuat keberuntungan kita sendiri dengan usaha. Let’s make our own luck! Jangan sampai kita ketinggalan dengan pemuda-pemuda yang ingin dan terus belajar. Naikan standar (baca: Standar Belajar) kita dan raih kesenangan masa depan kita. @wahyu_presiden

4 komentar: