Selasa, 13 Desember 2016

Seputar Account Officer / Relationship Officer / Lending Perbankan (3)



(Terkhusus untuk Bank Maybank – MDP Maybank) Bagian 3-Tiga



Sempat beberapa hari tulisan lanjutan seputar AO / RO / Lending tidak dilanjutkan. Untuk menebusnya, akan saya selesaikan pada artikel ini.

Tahapan inisiasi kredit yang telah dibaca (jika belum klikdisini) adalah tahapan penilaian awal. Nantinya jika pada penilaian ini diketahui bahwa calon debitur (yang mau melakukan pinjaman ke bank) memiliki kualitas baik (baca: sesuai dengan kriteria perbankan) maka AO / RO /Lending bisa melanjutkannya ke tahap pembuatan proposal kredit.


Tahap pembuatan proposal kredit lebih kompleks. Saya hanya akan memberikan gambaran umumnya. Tahap ini AO / RO akan meyakinkan komite kredit agar memberikan pinjaman ke calon debitur melalui proposal kredit. Dalam proposal kredit wajib dihadirkan analisa yang komprehensif. Biasanya analisa ini dikenal dengan istilah 5C. Saya coba jabarkan secara sederhana:

Character (Karakter)
Mencakup apakah pribadi ini bisa dipercaya atau tidak. Caranya? Bisa lewat interview langsung atau melalui orang lain yang pernah berhubungan dengan calon debitur tersebut. Karakter adalah hal pertama yang harus dilihat. Karena karakter menyangkut “MAU” tidaknya dia membayar. Ada debitur yang walaupun punya uang tapi TIDAK MAU untuk membayar kewajiban, ini tentu berkaitan dengan karakter. Metode yang digunakan: BI Checking, trade checking, interview dsb.

Capacity
Erat kaitannya dengan bisnis atau perusahaan yang dijalankannya. Sejauh mana kapasitas dia bisa membayar kewajiban kepada bank nantinya. Diukur berdasarkan laporan keuangan yang ada. Metode: Analisa laporan keuangan berserta ratio-rationya, analisa WI Need dsb.

Capital
Seberapa besar modal yang disertakan debitur untuk menjalankan bisnisnya menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting. Semakin besar modal yang dikeluarkan oelh debitur sendiri tentu semakin baik, ini berarti dalam menjalankan bisnisnya dibitur tidak hanya mengandalkan modal dari Bank. Sangat beresiko ketika Bank membiayai usaha yang tidak memiliki modal sendiri. Metode: analisa yuridis dari akta pendirian, analisa pemilik usaha dsb.

Collateral
Collateral atau jaminan digunakan sebagai sumber pembayaran kedua dari debitur jika terjadi gagal bayar. Misalnya usaha debitur bangkrut maka jaminan ini yang akan diuangkan untuk menutup kewajiban debitur. Namun, ingat! Ini merupakan sumber pembayaran kedua, artinya Bank tidak mengharapkan jaminan ini dijadikan sumber pembayaran. Tetap saja Capacitylah (omzet/keuntungan) yang menjadi sumber pembayaran. Metode : Taksasi Internal dan Eskternal dsb.

Condition
Kondisi merupakan sebuah gambaran umum tentang jenis industry atau bisnis yang dilakukan debitur. Misalnya debitur adalah pengusaha jual beli laptop, tapi ternyata pasar laptop secara nasional sedang turun drastis. Maka penurunan pasar laptop secara nasional harus dijadikan pertimbangan, walau usaha debitur sendiri sebenarnya tidak bermasalah. Metode : browsing dan trade checking.

5 C adalah gambaran umum dalam membuat proposal kredit, sejatinya yang dilakukan seorang AO/ RO lebih kompleks. Setelah tahap pembuatan proposal kredit dan pencairan dilakukan maka tugas terakhir AO / RO adalah credit maintenance dan monitoring.

Dalam maintenance dan monitoring ini AO/RO harus bisa memastikan debitur agar tidak mengalami kendala dalam bisnis yang mengakibatkan gagal bayar. AO/RO juga harus bisa melayani kebutuhan financial debitur berkaitan dengan bisnis. Misalnya menyediakan pembukaan rekening bisnis atau membuka Bank Garansi ataupun Letter of Credit.

Itulah sebagian kecil hal-hal yang dijani seorang AO/RO terkhusus di Bank Maybank Indonesia.


sumber gambar : Kaltim Post

8 komentar:

  1. Halo kak Wahyu, saya juga mendaftar MDP Maybank dan kebetulan minggu depan interview dengan user. Mau tanya nih, berapa lama sih nantinya di Jakarta sampai nantinya di sebar ke daerah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Caudio, wah kereeeeen. Selmat ya. Biasanya pendidikan di kelas 3 bulan, baru disebar ke cabang2.

      Hapus
    2. Halo kak, terima kasih buat balesan yang sebelumnya. Aku mau tanya nih kak, biasanya dari interview user ke pengumuman medical checkup berapa lama ya? Dan apakah kalo gagal masuk juga diinformasikan lewat email? Udah lebih dari 2 minggu sejak interview user nih, antara give up ke offer yang lain atau ttp nunggu yang ini hehe

      Hapus
    3. Wah, selamat telah sampai pada tahap interview.

      Durasi nunggu biasanya disesuaikan dengan jadwal kelas yang akan dimulai. JAdi misal jadwal kelasnya masih jauh, bisa jadi nunggunya agak lama. Tapi lulus dan tidaknya pasti diberitahukan sih kalau pengalaman saya. :)

      Hapus
    4. Thanks kak Wahyu, jadi lebih tenang. Moga nantinya bisa nyusul kak Wahyu jadi MDP Maybank. Cheers!

      Hapus
  2. Halo kak wahyu. Saya juga mendaftar di mdp maybank. Tepatnya saya baru lewat medcheck. Mau tanya kak untuk jobdesc dr mdp nanti seperti apa? Apa target2 kerja yg ada nanti cukup berat? Untuk seangkatan kakak apakah masih banyak yg lanjut sampai tahap akhir training? Terima kasih kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo jg ron, sorry baru dibls ya. Jobdes saya rasa udah lengkap ya saya tulis di postingan2 MDP, apalagi jobdes lending. Hehehe klo funding intinya jualan produk investasi ron. Angkatan ku yg keluar ada dua org smpe skrg. Biasalah hehehehe

      Hapus
  3. Halo Kak Wahyu, mau tanya dong. Untuk AO dalam posisi hunter, apa mesti turun langsung ke lapangan cari debitur atau udah ada semacam databasenya trus tinggal kita follow up aja? Entah kenapa dari dulu kebayang kalo yg namanya sales ya kyk yg nawarin kartu kredit di mall2 gitu hehe. Samakah atau beda? Oiya, btw itu yang keluar apa karena ga capai target atau keputusan sendiri atau ga qualified? Makasih kak sharingnya

    BalasHapus